Selasa, 08 November 2016

Burung Gagak




Burung gagak (oreb) disebut pertama kali dalam cerita tentang air bah, tetapi sayang burung ini tidak memberikan informasi apa pun tentang surutnya air bah. Dia hanya “terbang pulang pergi sampai air itu menjadi kering dari atas muka bumi” (Kej 8:7). Mengherankan!
            Gagak termasuk burung najis karena menjadi pemakan bangkai, tetapi Tuhan selalu menjaga dan memelihara burung ini (Mzm 147:9; Ayb 38:41; Luk 12:24). Sebaliknya yang dialami Elia ketika bersembunyi di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan (1Raj  17:1-5). Ketika terjadi musim kering yang hebat, dia memperoleh makanannya dari burung gagak (1Raj 17:6). Gagaklah yang menjadi pemeliharanya. Akan tetapi, orang yang tidak tahu menghormati orang tuanya akan mati secara tidak terhormat dan dipatuk oleh gagak lembah (Ams 30:17).
            Dalam Kidung Agung keindahan rambut si tampan dibandingkan dengan hitamnya bulu burung gagak (Kid 5:11).
Disadur dari Alkitab dan Ketanahannya (Berthold Anton Pareira

Tidak ada komentar:

SEDEKAH MENURUT AGAMA ISLAM

1.PENGANTAR Sedekah merupakan ibadah sosial bagi umat Islam. Sedekah mempunyai kaitan yang erat dengan orang lain. Adapun alasan umat Isl...