Ikan (dagh) diciptakan
pada hari yang sama dengan burung-burung di udara yakni pada hari kelima (Kej
1:20-23). Ikan disebut 30 kali dalam Perjanjian Lama, tetapi semuanya merupakan
sebutan umum. Tak ada nama bermacam-macam jenis ikan sebagaimana yang dikenal
dalam bahasa kita. Frasa “menangkap ikan” disebut hanya sekali (Yer 16:16), “penangkap
ikan/nelayan” 3 kali (Yes 19:8; Yer 16:16 dan Yeh 47:10). Ikan ditangkap dengan
kail atau pukat.
Negeri penghasil ikan terbesar waktu itu rupanya Mesir. Orang
dapat makan ikan di sana “dengan tidak membayar apa-apa” (Bil 11:5). Perdagangan
ikan rupanya sudah cukup ramai. Yerusalem sendiri mempunyai sebuah gerbang kota
yang disebut “gerbang ikan” (Zef 1:10; Neh 3:3). Pasti di sana ada pasar ikan. Pedagang-pedagangannya
mungkin berasal dari wilayah danau Genesaret dan dari daerah Tirus, kota pelaut
yang terkenal pada zama nitu (Neh 13:16).
Raja Salomo (+ 931 SM) dikatakan bersajak tentang ikan
(1Raj 5:13/4:33), tetapi perbandingan dan metafor yang diambil dari dunia ikan
sama sekali tidak dalam kesusastraan kebijaksanaan Israel dan juga hampir tidak
ada dalam kitab-kitab lain. Hanya Hab 1:12-17 yang mengambil perbandingan dari
dunia ikan dan nelayan. Habakuk (615-600 SM) mempunyai persoalan tentang
keadilan Tuhan. Dia mengadu kepada-Nya karena tetap berdiam diri meskipun Babel
memperlakukan bangsa-bangsa seperti ikan-ikan di laut yang dapat ditangkap
begitu saja tanpa perlindungan: “
Engkau
menjadikan manusia itu seperti ikan di laut, seperti binatang-binatang melata
yang tidak ada peerintahannya. Semuanya mereka ditarik ke atas dengan kail,
ditangkapnya dengan pukatnya dan dikumpulkannya dengan payangnya; begitulah ia
bersukaria dan bersorak-sorai” (Hab 1:12-15).
Ikan rupanya dianggap binatang yang bodoh (Ayb 12:8; Pkh
9:12). Akan tetapi, atas penentuan Tuhan Yunus telah ditelan oleh seekor ikan
besar, namun setelah tiga hari dimuntahkan kembali juga atas perintah Tuhan
(Yun 2:1-11; 1:17-2:10).
Dalam kisah Tobit jantung dan hati ikan dapat diasapkan
untuk menyembuhkan orang yang kerasukan roh jahat dan empedunya dapat diurapkan
pada mata orang yang kena bintik-bintik putih (Tob 6:2-9; 8:2-3; 11:7-13).
Ikan muncul kembali dalam penglihatan Yehezkiel tentang
air yang keluar dari ambang pintu Bait Suci pada zaman keselamatan dan menjadi
sungai (Yeh 47:1-12). Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak sebab kemana air itu
sampai, air laut di situ menjadi tawar dan kemana saja sungai itu mengalir, semuanya
di sana akan hidup (Yeh 47:9). Ikan ikut mengambil bagian dalam madah alam
semesta kepada Tuhan penciptanya (Mzm 104:25).
Disadur dari Alkitab
dan Ketanahannya (Berthold Anton Pareira O.Carm)